Jumat, 31 Januari 2014

TUGAS

Stereogram
Stereogram ditemukan oleh by Charles Wheatstone pada tahun 1838. Ia menemukan penjelasan mengenai penglihatan binokular yang menuntunnya untuk membuat streoskop kombinasi dari prisma dan cermin yang memungkinkan seseorang uneuk melihat gambar 3 dimensi dari gambar 2 dimensi.
Stereogram adalah sebuah ilusi optik yang memanfaatkan kedalaman yang tercipta dari satu atau lebih gambar dua dimensi yang flat. Sebetulnya, pada awalnya, stereogram adalah sepasang gambar stereo yang dilihat dengan menggunakan sebuah alat yang disebut dengan Stereoscope. Ada beberapa jenis stereogram, diantaranya adalah Anaglyphs dan Autostereogram. Ketika ditemukan pada tahun 1838 oleh Charles Wheatstone, Wheatstone menemukan suatu penjelasan mengenai binocular vision yang menuntunnya membuat stereoscope yang cara kerjanya berdasarkan pada prinsip kerja prisma dan cermin sehingga seseorang dapat melihat gambar tiga dimensi dari gambar dua dimensi. Stereoscope selanjutnya dikembangkan oleh Sr. Oliver Wendell Holmes pada tahun 1861, dimana stereoscope yang dikembangkannya tidak membutuhkan prisma dan cermin sehingga lebih murah dibuat.
Dalam perkembangannya, stereogram kembali populer setelah munculnya autostereogram yang dibuat dengan menggunakan komputer, dimana gambar 3D disembunyikan di dalam gambar 2D sampai orang yang ingin mengamatinya harus memfokuskan mata dengan tepat sehingga dapat melihat gambar 3D tersebut.
Secara sederhana stereogram bisa diartikan sebagai gambar 2 dimensi yang menyimpan obyek 3 dimensi di dalamnya. Jika dilihat sekilas atau dengan cara biasa, stereogram hanyalah gambar 2 dimensi. Namun kalau dilhat dengan cara khusus, maka kita bisa melihat gambar atau obyek 3 dimensi di dalam gambar tersebut. Kesan tiga dimensi pada stereogram dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu kesan ketinggian (ortoskopik), datar, dan kedalaman (pseudoskopik). Kunci untuk melihat kesan tiga dimensi pada stereogram adalah mata kiri fokus melihat obyek sebelah kiri dan mata kanan fokus melihat obyek sebelah kanan.
Jenis-jenis stereogram :
1.      Single Image Stereogram (SIS) atau Autostereogram, adalah gambar stereogram yang bisa dilihat tanpa bantuan alat.
2.      Random Dot Stereogram (RDS) / Single Image Random Dot Stereogram (SIRDS), adalah gambar stereogram yang bisa dilihat tanpa bantuan alat ataupun bisa menggunakan bantuan alat bila gambarnya dua (double), alat digunakan yaitu stereoskop.
3.      Single Image Random Text Stereogram (SIRTS), adalah stereogram yang bisa dilihat tanpa bantuan alat. Gambar penyembunyinya bukan berupa gambar tetpi huruf atau angka atau karakter ascii. Lebih dikenal sebagai ASCII Stereogram.
4.      Anaglyph, adalah gambar stereogram yang dibuat dari obyek yang sama tetapi tetpi dibuat dengan sudut berbeda. Stereogram ini banyak digunakan untuk film 3D. Untuk melihatnya harus menggunakan alat, yaitu kacamata tiga dimensi (kaca biru-merah).


CARA menemukan objek stereogram
Stereogram adalah sepasang atau beberapa gambar 2D stereo yang memiliki tingkat kedalaman yang berbeda-beda. Jika dilihat sepintas, anda hanya akan menemukan gambar dengan patern acak. Karena mata anda menggunakan kemampuan autofocus-nya, sehingga yang tertangkap oleh mata adalah gambar 2D tersebut. Sedangkan objek pada sebuah gambar Stereogram tidak berada pada permukaan gambar, tetapi di belakang gambar tersebut. (Perhatikan gambar di bawah ini!

Jadi untuk melihat sebuah objek stereogram, anda harus menggunakan kemampuan fokus lensa mata anda secara manual.
Berikut ini ada beberapa cara sederhana yang bisa anda gunakan untuk menemukan objek pada sebuah gambar stereogram.
1.      Cara pertama yang bisa anda gunakan untuk menemukan objek pada sebuah gambar stereogram, adalah dengan melihat gambar stereogram dengan pandangan hampa, kemudian biarkan mata secara perlahan menemukan fokus di balik gambar tersebut.
2.      Cara selanjutnya yang bisa anda gunakan untuk menemukan objek pada sebuah gambar stereogram adalah dengan mencoba untuk melihat kedua sisi gambar sekaligus (Mata kiri untuk melihat sisi kiri gambar, dan mata kanan untuk melihat sisi kanan gambar), selanjutnya biarkan mata secara perlahan menemukan fokus di balik gambar tersebut.
3.      Cara lain yang juga bisa anda gunakan untuk menemukan objek pada sebuah gambar stereogram, adalah dengan meletakkan gambar stereogram tersebut sedekat mungkin dengan mata sampai melebihi jarak terdekat yang bisa ditangkap jelas oleh mata anda. Diamkan selama beberapa saat, lalu cobalah untuk menjauhkan jarak gambar dari mata anda, atau sebaliknya, anda yang menjauh dari gambar secara perlahan.
4.      Cara lain yang mungkin juga bisa anda gunakan untuk menemukan objek pada sebuah gambar stereogram, adalah dengan mengkombinasikan cara-cara yang telah disebutkan sebelumnya.
Banyak cara untuk dapat melihat gambar yang tersembunyi pada stereogram. Salah satunya adalah dengan menggunakan stereoscope. Cara lainnya adalah dengan mengubah fokus mata kita. Cara untuk mengubah fokus mata kita juga banyak jalannya. Nah, salah satunya sebagai berikut :
1.      Dekatkan muka Anda di depan gambar 5 cm depan wajah.
2.      Kaburkan pandangan (jangan memperhatikan detail gambar latar).
3.      Lalu jauhkan gambar secara perlahan sampe kira-kira 20cm, tahan gambar.
4.      Tetap kaburkan pandangan, jangan sampe berkedip, apabila berkedip ulangi lagi dari langkah 1.
5.      Bila sudah berhasil melihat sebagian image, geser pandangan ke seluruh image secara perlahan, agar terlihat image 3 dimensi secara utuh


coba lihat apa yang ad di balik gambar berikut :


gambar 1


gambar 2




SELAMAT MENCOBA ;)