Stereogram
Stereogram ditemukan oleh by Charles
Wheatstone pada tahun 1838. Ia menemukan penjelasan mengenai penglihatan
binokular yang menuntunnya untuk membuat streoskop kombinasi dari prisma dan
cermin yang memungkinkan seseorang uneuk melihat gambar 3 dimensi dari gambar 2
dimensi.
Stereogram adalah sebuah ilusi optik
yang memanfaatkan kedalaman yang tercipta dari satu atau lebih gambar dua
dimensi yang flat. Sebetulnya, pada awalnya, stereogram adalah sepasang gambar
stereo yang dilihat dengan menggunakan sebuah alat yang disebut dengan Stereoscope.
Ada beberapa jenis stereogram, diantaranya adalah Anaglyphs dan Autostereogram.
Ketika ditemukan pada tahun 1838 oleh Charles Wheatstone, Wheatstone
menemukan suatu penjelasan mengenai binocular vision yang menuntunnya
membuat stereoscope yang cara kerjanya berdasarkan pada prinsip kerja
prisma dan cermin sehingga seseorang dapat melihat gambar tiga dimensi dari
gambar dua dimensi. Stereoscope selanjutnya dikembangkan oleh Sr.
Oliver Wendell Holmes pada tahun 1861, dimana stereoscope yang
dikembangkannya tidak membutuhkan prisma dan cermin sehingga lebih murah
dibuat.
Dalam perkembangannya, stereogram
kembali populer setelah munculnya autostereogram yang dibuat dengan
menggunakan komputer, dimana gambar 3D disembunyikan di dalam gambar 2D sampai
orang yang ingin mengamatinya harus memfokuskan mata dengan tepat sehingga
dapat melihat gambar 3D tersebut.
Secara
sederhana stereogram bisa diartikan sebagai gambar 2 dimensi yang menyimpan
obyek 3 dimensi di dalamnya. Jika dilihat sekilas atau dengan cara biasa,
stereogram hanyalah gambar 2 dimensi. Namun kalau dilhat dengan cara khusus,
maka kita bisa melihat gambar atau obyek 3 dimensi di dalam gambar tersebut.
Kesan tiga dimensi pada stereogram dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu
kesan ketinggian (ortoskopik), datar, dan kedalaman (pseudoskopik). Kunci untuk
melihat kesan tiga dimensi pada stereogram adalah mata kiri fokus melihat obyek
sebelah kiri dan mata kanan fokus melihat obyek sebelah kanan.
Jenis-jenis
stereogram :
1. Single Image Stereogram (SIS) atau
Autostereogram, adalah gambar stereogram yang bisa dilihat tanpa bantuan alat.
2.
Random
Dot Stereogram (RDS) / Single Image Random Dot Stereogram (SIRDS), adalah
gambar stereogram yang bisa dilihat tanpa bantuan alat ataupun bisa menggunakan
bantuan alat bila gambarnya dua (double), alat digunakan yaitu stereoskop.
3.
Single
Image Random Text Stereogram (SIRTS), adalah stereogram yang bisa dilihat tanpa
bantuan alat. Gambar penyembunyinya bukan berupa gambar tetpi huruf atau angka
atau karakter ascii. Lebih dikenal sebagai ASCII Stereogram.
4. Anaglyph, adalah gambar stereogram
yang dibuat dari obyek yang sama tetapi tetpi dibuat dengan sudut berbeda.
Stereogram ini banyak digunakan untuk film 3D. Untuk melihatnya harus
menggunakan alat, yaitu kacamata tiga dimensi (kaca biru-merah).
CARA menemukan objek stereogram
Stereogram adalah sepasang atau beberapa gambar 2D
stereo yang memiliki tingkat kedalaman yang berbeda-beda. Jika dilihat
sepintas, anda hanya akan menemukan gambar dengan patern acak. Karena
mata anda menggunakan kemampuan autofocus-nya, sehingga yang tertangkap oleh
mata adalah gambar 2D tersebut. Sedangkan objek pada sebuah gambar Stereogram
tidak berada pada permukaan gambar, tetapi di belakang gambar tersebut. (Perhatikan gambar di bawah ini!)
Jadi untuk melihat
sebuah objek stereogram, anda harus menggunakan kemampuan fokus lensa mata anda
secara manual.
Berikut ini ada beberapa cara
sederhana yang bisa anda gunakan untuk menemukan objek pada sebuah gambar
stereogram.
1. Cara pertama yang bisa anda gunakan untuk menemukan objek
pada sebuah gambar stereogram, adalah dengan melihat gambar stereogram dengan
pandangan hampa, kemudian biarkan mata secara perlahan menemukan fokus di balik
gambar tersebut.
2. Cara selanjutnya yang bisa anda gunakan untuk menemukan
objek pada sebuah gambar stereogram adalah dengan mencoba untuk melihat kedua
sisi gambar sekaligus (Mata kiri untuk melihat sisi kiri gambar, dan mata kanan
untuk melihat sisi kanan gambar), selanjutnya biarkan mata secara perlahan
menemukan fokus di balik gambar tersebut.
3. Cara lain yang juga bisa anda gunakan untuk menemukan objek
pada sebuah gambar stereogram, adalah dengan meletakkan gambar stereogram
tersebut sedekat mungkin dengan mata sampai melebihi jarak terdekat yang bisa
ditangkap jelas oleh mata anda. Diamkan selama beberapa saat, lalu cobalah
untuk menjauhkan jarak gambar dari mata anda, atau sebaliknya, anda yang menjauh dari gambar
secara perlahan.
4. Cara lain yang mungkin juga bisa anda gunakan untuk menemukan
objek pada sebuah gambar stereogram, adalah dengan mengkombinasikan cara-cara
yang telah disebutkan sebelumnya.
Banyak
cara untuk dapat melihat gambar yang tersembunyi pada stereogram. Salah satunya
adalah dengan menggunakan stereoscope. Cara lainnya adalah dengan
mengubah fokus mata kita. Cara untuk mengubah fokus mata kita juga banyak
jalannya. Nah, salah satunya sebagai berikut :
1. Dekatkan
muka Anda di depan gambar 5 cm depan wajah.
2.
Kaburkan pandangan (jangan memperhatikan
detail gambar latar).
3.
Lalu jauhkan gambar secara perlahan
sampe kira-kira 20cm, tahan gambar.
4.
Tetap kaburkan pandangan, jangan sampe
berkedip, apabila berkedip ulangi lagi dari langkah 1.
5. Bila
sudah berhasil melihat sebagian image, geser pandangan ke seluruh image
secara perlahan, agar terlihat image 3 dimensi secara utuh
coba lihat apa yang ad di balik gambar berikut :
gambar 1
gambar 2
SELAMAT MENCOBA ;)


